Surat untuk Suamiku; Andika Fisma Padindi.

Yth. Suami yg aku cintai.

Setahun sudah kita menjalani kehidupan berumah tangga,, baru seumur jagung memang kita menjalaninya,, namun berpacaran denganmu 4 tahun membuatku sangat mengenalmu…
Awal tahun pernikahan sangat membahagiakan,, senang melebihi segalanya,, Allah memberikan yg terbaik pada kita,, kebahagiaan,, keharmonisan,, rezeki,, anugerah dan amanah…

Suamiku,, kamu lelaki terbaik setelah papah dan adik-adikku,, aku melihat kamu sangat menghargaiku dan menyayangiku,, kamu penolong terbaik bagiku,, kamu mau melakukan pekerjaan yg seharusnya aku kerjakan,, kamu mengurus aku di kala aku sakit,, kamu membersihkanku dengan lembut di kala aku sakit sampai tak bisa bangun,, kamu mau berkorban buat aku,, terima kasih suamiku…
Maafkan aku masih banyak kurangnya menjadi istrimu,, aku selalu berusaha menjadi istri yg baik dan salehah bagimu…

Suamiku,, bimbinglah aku dalam agama,, jadilah pemaaf bagiku karena aku masih belajar jadi istri yg baik bagimu…

Suamiku,, aku tau kamu selalu ingin membuatku bahagia di setiap harinya dan pada akhirnya aku selalu bahagia bersamamu dalam tawa dan hangatnya kasih sayangmu kepadaku…

Allah sangat baik pada kita dan kita pun sangat bersyukur atas Anugerah paling luar biasa yg Allah berikan untuk pernikahan kita,, seorang anak lelaki bernama Diratama Ahnaf Padindi,, tak perlu menunggu lama untuk menjadi seorang ayah dan ibu,, penantian sejak awal menikah langsung Engkau kabulkan Ya Rabb,, Terima Kasih Ya Allah,, jadikanlah anak kami anak yg Shaleh,, berbakti pada orang tua,, sayang pada keluarga,, beriman,, berikanlah bahagia dunia akhirat pada anak kami Ya Rabb,, Aamiin Aamiin Allahuma Aamiin…

Doaku,, Semoga Allah memberikan yg terbaik bagi keluarga kita,, memberkahi pernikahan kita,, sakinah,, mawadah,, warrahmah dan amanah…

Suamiku; Andika Fisma Padindi terima kasih atas segala kepedulianmu padaku,, terima kasih atas semua perhatianmu padaku,, terima kasih atas semua cintamu padaku,, terima kasih atas semua sayangmu padaku,, AKU SANGAT MENYAYANGIMU SUAMIKU.

Suamiku,, Selamat usia pernikahan 1 tahun…

Tertanda Istrimu.

Iklan

Terima Kasih Suamiku….

Alhamdulillah Wasyukurillah,, aku sangat bersyukur pada-Mu Ya Allah telah memberikan suami yg sangat perhatian pada diriku…
Saat hamil,, aku terlalu banyak dan kuat jalan,, aku memang kuat sekali jalan kakinya,, karena senangnya juga jalan-jalan sih kebetulan dan seringnya jalannya juga ke mall,, hehehhee… Akhirnya aku pun mengalami pembengkakan di kaki yg lumayan luar biasa,, karena nomor sepatu sudah naik 2 ukuran.
Saat itu usia kehamilanku sudah 36 minggu atau 9 bulan,, aku sudah sulit menemukan posisi tidur yang nyaman,, sering terbangun tengah malam dan sering bergonta-ganti posisi tidur dan aku pun sering tidur dengan mengangkat kaki ke tembok atau pun d taruh di atas bantal agar mengurangi bengkaknya kaki,, begitu saran dokter.
Akhirnya suatu malam aku tidur dengan menaruh kaki di atas tumpukan bantal dengan posisi tidur miring ke kiri sesuai sunah nabi dan suruhan dokter. Ditengah tidur saat itu aku sadari tumpukan bantal di kakiku telah jatuh ke bawah karena seringnya aku bergonta-ganti posisi tidur,, tapi karena aku ngantuk sekali dan sulit untuk bangun dari posisi tidur aku biarkan saja bantal itu jatuh,, aku pun pulas kembali namun kembali sadar ketika suamiku mengangkat kakiku dan mulai menaruhnya dengan lembut di atas tumpukan bantal yg telah ia rapihkan kembali untuk mengganjal kakiku,, aku tertidur tapi aku sadar ia telah melakukan itu…
Ya Allah,, aku sangat terenyuh sekali,, saat aku tertidur pun ia sangat menjagaku dengan penuh kasih sayang.
Terima kasih Ya Allah telah mendampingiku dengan seorang lelaki yang sangat menyayangiku,, Terima kasih beb atas perhatianmu,, aku sangat menyayangimu…

Akulah Pengagummu…

Hari ini kurasa berbeda,, aku sering mencuri untuk memandang wajahnya,, sentuhan ku tadi tidak hanya sekedar,, namun memiliki arti,, peluk hangatnya meyakinkanku lagi dan lagi akan arti keseriusan…

Membelai wajahnya,, menggandeng tangannya,, melihat senyumnya,, pandangannya padaku,, adalah kenyamanan bagiku…
Terima Kasih Allah telah memberikan kenyamanan untukku melalui lelaki ini…

Lelaki hebat selain papah dan adik-adikku,, lelaki penghantar kebahagiaan dari-Mu kepadaku,, lelaki tampan dengan pandangan yang penuh arti padaku…

Air mata menemaniku merangkai kata ini,, sebuah kebahagiaan di 300 menit yang berharga…

Tampannya,, tubuhnya,, aromanya,, ternyata sudah menemani hidupku selama kurang lebih 2 Tahun 4 bulan ini………. Bahwasannya,, akulah pengagummu hey lelaki tampan…

Posted from WordPress for Android Sony Ericsson Xperia arc S

:: Sebuah Cerita Di Atas Kapal ::

Uuhmm keren lah pokoknya,, berkumpul di rumahnya dengan nenek,, bapak,, ibu,, adik,, bibi,, keponakan bahkan kekasih adik -nya siang itu untuk siap berangkat ke pelabuhan,, Pelabuhan Tanjung Priok karena bapak dan ibu -nya memang mau pulang kampung ke Buton,, Makassar,, uhmm perjalanan yang panjang sepertinya 2 hari 2 malam di kapal kata ibu -nya.. Setibanya di Pelabuhan aku kembali membantu menurunkan barang-barang bawaan yang memang banyak,, aku kebetulan mengangkat 2 kardus yang dijadikan 1 ikatan,, lalu bapak -nya berucap “berat itu Lola”,, aku senang! Kami memasuki pelabuhan dan waaoww ternyata kapalnya besar yaa,,terakhir aku naik kapal itu dahulu sekali ke Lampung itu menggunakan kapal feri… Ku naiki tangga sembari menggendong keponakan -nya karena memang kasihan melihat tangganya ku rasa bibi -nya tsk sanggup menaiki tangga sembari menggendong vino keponakan -nya,, dan oow ternyata tangganya serem tidak rata anak tangganya membuat semakin seram saja sudah tinggi,, anak tangganya memang sengaja dibuat melengkung dan aku sambil menggendong keponakan -nya yang otomatis aku hanya berpegangan pada 1 tangan saja,, namun aku berhasil dan sanggup. Kami pun semua tiba di kamar beristirahat sejenak sambil banyak bercerita,, bercengkerama,, tertawa karena kelucuan Vino keponakan -nya,, ketika itu aku terhening dan terpikirkan aku berada di tengah keluarganya di dalam ruang kamar kapal yang tidak terlalu besar ini merasakan intim dengan keluarga -nya,, sudah sering sebetulnya aku dalam keluarga mereka namun kali ini mengantar orang tua -nya,, aku merasakan hal yang hebat dan sebuah kemenangan kurasakan,, aku bisa lho berada dalam keluarganya tertawa,, berbincang,, bercanda bersama,, apa anda bisa melakukannya?? Ku rasa tidak dan aku berterima kasih kepada Allah telah menjadikan aku dan -nya beserta keluarga-keluarga kami menjadi intim dan dekat… Di sela-sela waktu kami berjalan-jalan di kapal,, bersama adik -nya dan kekasih,, keponakannya juga aku dan -nya kami berjalan-jalan menikmati semilir angin laut di kapak yang sedang menepi ini dan tak lupa kami pun mengabadikan beberapa gambar,, daaaaaaaaann kami tertawa senang rasanya… Hati-hati yaaa pak-bu dalam perjalanan,, aku mempunyai sebuah rasa yang luar biasa pada anak pertama kalian,, #AFP …

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Posted from WordPress for Android Sony Ericsson Xperia arc S

:: Baby Wish ::

Sore itu 22 September 2012 aku berada di Universitas Gunadarma Kampus D bersama seseorang yang sangat mengerti aku dan 2 teman lainnya Firly dan Mamun, saya tiba siang di kampusnya tertawa juga banyak bercerita dengan -nya dan teman-teman -nya yang ramah,,canda dan tawa melengkapi terbenamnya matahari di ujung barat.
Tercetus bagaimana kalau kita ke rumah ka ali yang juga teman bersama,ucap firly…
Kita pun ke rumahnya untuk menengok Ali yang sudah diberikan Rizki dari Allah seorang baby,,ow God so cute bgd babynya ka ali dan ka yuni,,seperti bayi arab yaaa ampun sungguh lucu ciptaan-Mu Ya Rabb…
Tiba di rumahnya tidak lama panggilan maghrib-Mu berseru,, sementara para lelaki shalat di Masjid kami wanita di rumah,, aku yang sedang tidak shalat mengobrol banyak dengan sang ibu yang berbahagia itu,,bagaimana rasanya punya baby,,bagaimana ketika hamil,,bagaimana saat melahirkan,,bagaimana sang suami ketika kita sedang hamil,,melahirkan bahkan menimang sang anak,, yaaa aku banyak sekali mendengarkan kisah dari sang ibu baru,, dan aku hanya mendengarkan dengan sedikit berkomentar namun banyak bertanya.
Tertegunku dalam jawabnya dia atas pertanyaanku,,lho ada apa kenapa aku sedih menahan tangis ini…
Bukan karena ingat akan ibu yang mengandung kita,,karena dulu itu pernah sudah terpikirkan disaat teman lain melahirkan.
Saat ini yang kupikirkan adalah Ya Allah sungguh luar biasa titipanmu,,mampu membuat kekuarga kecil mereka sangat penuh kebahagiaan,,dalam renungku aku meminta kepada-Nya Sang Pemilik Segala,, Ya Allah tularkanlah kebahagiaan keluarga kecil ini kepada hamba dengan -nya agar mampu mendapat hidayah dari-Mu Ya Rabb,, bahwa menjaga dan memiliki titipan-Mu adalah hal yang luar biasa pastinya,,sesuatu yang ku bilang di atas kebahagiaan..
Mampu ku tahan emosi ku saat itu,,aku tak menangis namun berpikir sangat dalam atas keadaan,,aku harus menjadi yang dewasa dari yang dewasa bahwa sebuah keluarga bahagia bukanlah hal kecil namun dibutuhkan sebuah pendewasaan..
Kembalinya mereka dari Masjid kupandangi -nya dalam waktu yang lama dan aku berdoa dalam renungku…………………… Aamiin…